Pentingnya Adab Berbicara dalam Mendidik Anak Usia Dini

Sidoarjo – Dalam kesehariannya, anak-anak senang mengobrol dan berinteraksi bersama teman-temannya. Namun, anak belum sepenuhnya memahami tentang perkataan yang diucapkannya, apakah sudah baik, pantas, dan sesuai dengan adab yang benar. Oleh karena itu, diperlukan peran penting dari orang yang lebih dewasa, seperti orang tua atau guru, untuk mengajarkan anak-anak tentang adab berbicara. Apa saja adab berbicara yang perlu diketahui anak dan bagaimana cara mengajarkannya agar mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari?

Pentingnya Adab Berbicara dalam Mendidik Anak Usia Dini
Pentingnya Adab Berbicara dalam Mendidik Anak Usia Dini – TK Islam Al Azhar 51 Sidoarjo

TK Islam Al Azhar 51 Sidoarjo membantu anak-anak dalam mempelajari adab berbicara dengan cara yang menyenangkan, interaktif, dan aplikatif. Melalui pendekatan ini, anak dapat lebih mudah memahami dan membiasakan diri dengan nilai-nilai islami dalam kehidupan sehari-hari. 

Membentuk karakter islami sejak usia dini merupakan bagian penting dalam pendidikan anak. Usia Taman Kanak-Kanak (TK) adalah masa emas (golden age) perkembangan anak. Pada fase ini, anak sangat mudah menyerap kebiasaan dan nilai-nilai positif. Maka dari itu, orang tua dan guru memiliki peran yang sangat penting dalam tumbuh kembang anak. 

 

Pentingnya Adab Berbicara dalam Pendidikan Karakter Anak Usia Dini

Berbicara menjadi bagian penting dalam proses perkembangan anak, mulai dari otak, emosi, hingga kemampuan sosialnya. Cara berbicara juga menjadi tolak ukur orang lain dalam melihat kepribadian diri kita. Karena itu, penting untuk mengajarkan adab berbicara pada anak agar anak tumbuh menjadi pribadi yang baik dan memiliki adab Islami. 

Dalam Islam, diajarkan beberapa adab berbicara yang diantaranya adalah:

 

  • Berkata yang baik, jujur, dan benar atau lebih baik diam

Ajarkan anak untuk menggunakan kata-kata yang baik, sopan, dan santun, menggunakan nada lemah lembut ketika berbicara, serta menyampaikan hal yang benar sesuai dengan kenyataan dalam pembicaraan. Jika tidak mampu, lebih baik diam. 

 

وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَــقُلْ خَــــيْرًا أَوْ لِيَـصـــمُــتْ 

 

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia berkata yang baik atau diam.” (HR. Bukhari No. 6018 dan Muslim No. 47)

 

  • Menghindari membicarakan keburukan orang lain atau menyebar fitnah (Ghibah)

Orang tua harus mengajarkan anak agar tidak membicarakan atau menyebarluaskan keburukan orang lain (ketika mengetahuinya) kepada khalayak, cukup simpan dalam diri. Hal ini dikarenakan apa yang kita lihat belum tentu benar adanya, sehingga kita bisa mencegah terjadinya penyebaran fitnah atau yang biasa dikenal sebagai ‘Ghibah’, agar tidak memunculkan masalah atau pertengkaran di kemudian hari.

 

 يَـٰٓا أَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱجۡتَنِبُواْ كَثِيرً۬ا مِّنَ ٱلظَّنِّ إِنَّ بَعۡضَ ٱلظَّنِّ إِثۡمٌ۬‌ۖ  وَلَا تَجَسَّسُواْ وَلَا يَغۡتَب بَّعۡضُكُم بَعۡضًا‌ۚ  أَيُحِبُّ أَحَدُڪُمۡ أَن يَأۡڪُلَ لَحۡمَ أَخِيهِ مَيۡتً۬ا فَكَرِهۡتُمُوهُ‌ۚ  وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ‌ۚ  إِنَّ ٱللَّهَ تَوَّابٌ رَّحِيمٌ 

“Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah kebanyakan prasangka karena sesungguhnya sebagian prasangka adalah dosa. Janganlah kamu sekalian mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah kamu sekalian berghibah (menggunjing) satu sama lain. Adakah seseorang di antara kamu sekalian yang suka makan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik kepadanya. Bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah maha penerima taubat lagi maha penyayang.” (QS. Al-Hujurat/49 : 12)

 

  • Mendengarkan dengan baik ketika orang lain berbicara

Orang yang berbicara baik juga harus menjadi pendengar yang baik. Mendengarkan atau memberi perhatian penuh dan tidak memotong pembicaraan orang lain adalah bagian dari adab ketika berinteraksi dengan orang lain, yaitu menghargai dan menghormati. Ketika kita mau dihargai, kita harus bisa menghargai orang lain terlebih dahulu. 

  • Tenang dan tidak memaksa perkataan kita kepada orang lain

Setiap orang memiliki pemikiran atau pendapatnya sendiri dalam hal yang dibicarakan. Untuk itu, kita harus bisa menghargainya dengan membiarkan pendapat orang lain yang berbeda dari kita, tidak boleh memaksakan pemikiran kita kepada orang lain, begitupun dengan lawan bicara kita. Dalam menangani perbedaan tersebut, kita harus memiliki sifat tenang dan sabar, agar tidak tersulut emosi atau amarah dan menimbulkan perselisihan yang berujung pada pertengkaran. Karena ketika marah, terkadang manusia sulit mengendalikan perkataan yang keluar dari mulut. 

Ajarkan anak bahwa mengalah bukan berarti kalah dalam hal tersebut, tetapi kita melakukan hal yang lebih mulia dan disukai Allah, yaitu menghindari pertengkaran, karena sesungguhnya perpecahan itu adalah hal yang merugikan dan perilaku yang disukai Setan. 

  • Menjaga perasaan lawan bicara

Pentingnya menggunakan kata-kata yang baik saat berbicara adalah agar tidak menyakiti perasaan lawan bicara. Sering terdengar kata “mulutmu harimaumu”, yang berarti sewaktu-waktu apa yang kita ucapkan bisa jadi serangan bagi orang lain juga diri sendiri, jika tidak bisa kita kendalikan dengan baik. Menyakiti orang lain termasuk ke dalam perilaku dzalim, salah satu perbuatan dosa dengan ganjaran yang besar.

 

وَنَقُولُ لِلَّذِينَ ظَلَمُوا ذُوقُوا عَذَابَ النَّارِ الَّتِي كُنْتُمْ بِهَا تُكَذِّبُونَ

 

“Dan Kami katakan kepada orang-orang yang zalim, ‘Rasakanlah olehmu azab neraka yang dulu kamu dustakan.’” (QS Saba’/34 : 40)

 

Cara Mengajarkan Adab Berbicara Pada Anak di TK Islam Al Azhar 51 Sidoarjo

Mengajarkan sesuatu kepada anak-anak membutuhkan perhatian penuh dan konsisten, salah satunya melalui keteladanan. Pada rentang usia ini, anak cenderung mudah meniru perilaku yang dilihatnya. Maka dari itu, peran orang di sekitarnya sangatlah penting dalam membentuk karakter dan perilakunya, salah satunya di sekolah. Beberapa cara yang biasa di terapkan di TK Islam Al Azhar 51 Sidoarjo tentang adab dalam berbicara adalah:

  • Memberikan Contoh yang Baik

Guru harus memberikan contoh yang baik agar anak juga meniru perilaku yang baik. Ketika berbicara baik sesama guru maupun dengan murid, biasakan untuk menggunakan kata-kata yang sopan dan baik. Sebagai contoh, ada 3 kata yang biasa disebut sebagai ‘Kata Ajaib’, yaitu tolong, maaf, dan terima kasih. Biasakan anak untuk menggunakan kata tolong ketika ingin meminta bantuan, maaf ketika melakukan kesalahan atau akan melakukan sesuatu yang kurang mengenakkan, dan terima kasih setelah mendapatkan sesuatu yang baik. 

  • Mengingatkan dengan Lembut

Ketika anak melakukan kesalahan atau mengucapkan kata-kata yang kurang baik, guru harus mengingatkan atau menegurnya dengan kata-kata yang baik, tidak menyakiti, sabar dan lembut, agar anak mengerti atas kesalahannya dan tidak mengulanginya. Jika menegurnya dengan marah atau berteriak, anak akan takut terlebih dahulu dan menimbulkan trauma pada ingatan anak, juga dikhawatirkan dapat melakukan hal yang sama pada orang lain. 

  • Mengaitkan dengan Nilai Islam

Kenalkan anak pada hal-hal yang disukai dan dilarang oleh Allah, beserta dasar ayat dan konsekuensinya dengan bahasa yang mudah dipahami oleh anak, agar mereka juga mengerti kenapa mereka harus melakukan hal tersebut. Berikan pemahaman kepada anak bahwa dalam berbicara harus menggunakan kata-kata yang baik, agar tidak menyakiti orang lain dan tidak menimbulkan pertengkaran. 

  • Sinergi Sekolah dan Orang Tua

Untuk membentuk hasil yang optimal, dibutuhkan kerja sama dari sekolah dengan orang tua dalam membentuk karakter anak. Di rumah, orang tua dapat membatasi tontonan yang mengandung bahasa kasar, mengajak anak berdiskusi tentang pentingnya berkata baik, memberikan apresiasi ketika anak bisa berbicara dengan sopan. Dengan adanya sinergi dari orang sekitar anak dan pembiasaan yang konsisten, pembelajaran adab berbicara dapat lebih mudah dan cepat menjadi karakter yang melekat dalam diri anak. 

 

Yuk, ajarkan adab kepada anak sejak usia dini bersama TK Islam Al Azhar 51 Sidoarjo

Kami siap menjadi partner terbaik Ayah dan Bunda dalam membentuk generasi Muslim yang bertakwa, cerdas, mandiri, dan beradab.

Hubungi kami untuk informasi program dan kunjungan sekolah. 

Informasi & Pendaftaran, Ayah dan bunda dapat menghubungi kami melalui: 

Telepon:

  • Pak Aan : 0851 3800 2027
  • Bu Fitri : 0813 8345 0550
  • Bu Rere : 0852 3006 6364 

 

Sosial Media resmi: Instagram TK Islam Al Azhar 51 Sidoarjo 

Website resmi: PMB TK Islam Al Azhar 51 Sidoarjo 

Postingan Terkait